Contoh SOP
Pada aktifitas operasional
Warehouse sehari-hari tentunya diharapkan mengacu kepada satu Standard
Operating Procedure (SOP) Pergudangan yang jelas dan executeable untuk
dilakukan oleh karyawan di gudang. Terkadang dalam penyusunan Standard
Operating Procedure (SOP) Pergudangan,
departemen Quality Management / Assurance hanya menjadi semacam
inisiator untuk pembuatan SOP, tanpa memahami apakah SOP tersebut dapat
diimplementasikan atau tidak.
Jika perusahaan anda saat ini
tidak memiliki departemen Quality Management / Assurance serta saat ini
Warehouse/Gudang anda belum memiliki SOP yang jelas sehingga berjalan sesuai
‘kebiasaan’ karyawan semata, atau sebaliknya SOP tersedia namun tidak
memungkinkan untuk dipraktikkan dalam operasional Warehouse, kira-kira apa yang
akan terjadi?
Beberapa temuan saya kejadian
seperti itu sangat sering terjadi dan dampak ‘ketidakjelasan’ SOP tersebut
adalah :
• Kebocoran
aset perusahaan yang ada di Warehouse dalam berbagai macam jenis penyimpangan
karena tidak adanya panduan SOP yang jelas.
• Budaya
kerja ‘semau’ atasan atau budaya ‘turun temurun’, dimana hal ini mengakibatkan
demotivasi bagi karyawan di bawah yang tentu menghendaki ada satu standarisasi
kerja.
• Kualitas
pekerjaan yang tidak standard. Berbeda orang yang mengerjakan akan berbeda
perlakuannya , sehingga kualitas kerja tergantung kepada ‘orang’ dan bukan
kepada ‘sistem’
Untuk menghindari ketiga hal di
atas tentu dibutuhkan adanya satu dokumen SOP sebagai panduan kerja standard
bagi seluruh karyawan yang bekerja di Warehouse. Excelogic Consulting and
Training dalam beberapa project konsultasi dan pelatihan ataupun sekedar
berkoresponden dengan pembaca artikel di blog menangkap adanya satu kebutuhan
terutama bagi industri skala kecil menengah untuk adanya sebuah Standard
Operating Procedure (SOP) Pergudangan, untuk itu pada artikel ini secara umum
kami mencoba membagikan salah satu contoh SOP Pergudangan secara detail.
Contoh Standard Operating
Procedure (SOP) Pergudangan untuk operasional Penerimaan Barang di Gudang :
Pada halaman-1 SOP adalah
lembaran document history yang menjelaskan history SOP mulai saat pertama kali
dibuat , revisi-1, revisi-2 dan seterusnya, termasuk perubahan-perubahan yang
setiap bagian. Halaman-1 SOP ini juga memuat lembar pengesahan SOP.
Pada bagian atas (header) SOP
memuat beberapa hal berikut : logo perusahaan di kiri atas , judul SOP ,
efektif berlaku nya SOP , keterangan dokumen. Bagian atas SOP merupakan bagian
yang sama untuk halaman selanjutnya , hanya berubah di penunjuk halaman saja.
Pada halaman-2 (atau selanjutnya)
dari SOP memuat informasi : Tujuan SOP dibuat, Ruang Lingkup SOP, Penanggung
Jawab SOP , Definisi dan singkatan dari istilah-istilah yang ada di dalam SOP.
Bagian ini diperlukan untuk mengetahui keterangan-keterangan SOP yang tidak
dapat dipaparkan dalam diagram visual (pada halaman selanjutnya).
Pada halaman-3 (atau selanjutnya)
dari SOP dapat dikatakan merupakan bagian yang paling penting karena memuat
seluruh informasi alur proses dari aktifitas sesuai judul pada SOP (dalam hal
ini penerimaan barang).
Terbagi atas 3 kolom : Aktifitas,
Dokumen / Catatan Mutu dan Keterangan. Bagian Aktifitas menunjukkan proses
tahapan demi tahapan pada aktifitas penerimaan barang. Dokumen / Catatan Mutu
memberikan informasi dokumen-dokumen apa saja yang terlibat dalam setiap
tahapan. Bagian Keterangan menunjukkan detail catatan dan definisi-definisi
pada setiap tahapan proses.
Secara umum beberapa hal di atas
mendeskripsikan isi Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan pada aktifitas
Penerimaan barang, tentu setelah proses-proses ini masih terdapat
aktifitas operasional lain di
gudang, seperti : Put Away, Picking / Packing, Checking, Loading, Dispatching,
Return, Stock Opname / Cycle Count, dsb.
Excelogic Consulting and Training
bersama dengan professional ahli di bidang sistem manajemen mutu (ISO)
menyediakan jasa konsultasi pembuatan Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI)
untuk membantu Perusahaan memiliki
Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI) yang detail serta terperinci dan
tentunya dapat dijalankan oleh karyawan di gudang.
Excelogic membantu tidak hanya
support sampai pembuatan Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI) namun sampai
ke seluruh dokumen yang berhubungan dengan SOP (Form dan Reporting) serta
mendampingi fase implementasi (gap analysis, audit internal, improvement
desain) serta post implementasi (surveillance).
Hasilnya diharapkan Perusahaan
mendapatkan standard yang jelas dan terperinci untuk kemudian tentu dapat
melakukan improvement yang signifikan sepanjang alur proses bisnis
Perusahaan. Jika Perusahaan anda
membutuhkan Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan atau Desain SOP
untuk fungsi lain , silahkan hubungi team Excelogic Consulting di email dan
kontak berikut.
Jika anda membutuhkan raw file
Standard Operating and Procedure (SOP) yang terdiri dari :
• 4
(Empat) file Standard Operating Procedure (SOP) : Penerimaan, Penyimpanan,
Pengeluaran dan Stock Opname dalam bentuk Microsoft Word
• 7
(lima) Form : Terima, Order, Keluar, Kartu Stock, Inventory, Perencanaan Stock
Opname dan Perhitungan Stock Opname dalam bentuk Microsoft Excel
silahkan kunjungi link berikut
(Beli-Template.com) , sebanyak 11 dokumen (4 SOP/Prosedur dan 7 Formulir) kami
sediakan pada link tersebut.
No comments:
Post a Comment