Wednesday, 7 February 2018

CARA FILE TIDAK BISA DI COPY PASTA DAN DI REMOVE

Pernahkah Komputer atau Laptop sobat hanhan dipinjam oleh orang lain kemudian file - file penting di dalamnya pun sering juga di copy tanpa seijin kalian ? apa bila ya mungkin sobat hanhan akan merasa jengkel apalagi kalau itu file yang sangat teramat penting dan memiliki tingkat privasi yang tinggi. Bila sobat hanhan menghendaki, kalian dapat membuat file-file penting di komputer sobat hanhan tersebut tidak dapat begitu saja di copy - paste oleh orang lain. Bila iya silahkan mengikuti langkah - langkah di bawah ini agar orang lain tidak dengan mudah melakukan copy - paste File-file penting sobat hanhan ke dalam Flash Disk, Disket, CDR, maupun media penyimpanan file lainnya. adapun langkahnya sebagai berikut....

 LANGKAH PERTAMA

    Klik Start >> Run (atau tekan tombol Windows dan huruf R)>> ketik regedit kemudian OK atau ENTER.
    Klik HKEY_LOCALMACHINE, pilih SYSTEM, pilih CurrentControlSet, pilih Control, cari folder StoregeDevicePolicies, buka folder tersebut kemudian klik 2x pada WriteProtect dan rubah value menjadi 1,apabila sobat hanhan tidak menemukan folder bernama StoregeDevicePolicies maka lanjut ke nomor berikutnya
    Klik kanan pada Control pilih New >> Key kemudian beri nama folder tersebut dengan "StorageDevicePolicies"
    Klik kanan pada StorageDevicePolicies kemudian pilih New >> DWord Value kemudian beri nama WriteProtect
    Lalu klik double pada WriteProtect tersebut, kemudian ganti value datanya menjadi 1
    Kemudian Restart Komputer/Laptop Anda
    Selesai

Kalau sudah berhasil melakukan langkah-langkah diatas, maka setiap orang yang mau meng-Copy file-file dari komputer sobat hanhan tanpa ijin akan muncul tulisan: Error Copying File or Folder pada layar monitor komputer/laptop sobat hanhan.
Dan jika ingin mengembalikan kondisinya seperti semula maka tinggal ganti value nya menjadi 0.
tapi langkah diatas masih belum aman menurut hanan, maka silahkan lanjut ke langkah berikutnya

JURUS PAMUNGKAS

cara diatas tidak bekerja bila sang pengcopy sudah tau cara mengatasinya....cukup dengan regedit...bla bla bla...kemudian bisa di copy deh.....
maka ini dia jurus pamungkasnya....
sobat hanhan pakailah aplikasi removable acces tool/ ratool, tenang saja...aplikasi ini gratis loh...alias freeware, dengan aplikasi ini sobat juga bisa mendisable flashdisk/ hardsisk eksternal yang dicolokin ke pc sobat hanhan sekalian.aman sekali bukan...dengan aplikasi ini sobat hanhan bisa memberi ekstra perlindungan karena dilengkapi dengan password untuk merubah setingan disable/ enable nya...bisa cuma disable paste ataupun disable semua perangkat storage yang dicolokan ke PC sobat hanhan.untuk mendapatkan aplikasi/ software tersebut
silahkan sobat hanhan download aplikasi removable acces tool/ ratool di sordum.org
bacalah terlebih dahulu tulisan di website tersebut karena berisi petunjuk penggunaanya, kalau sobat hanhan sudah mengerti dan paham silahkan geser kebagian bawah dan cari tombol download untuk mengunduh aplikasi Ratool ini.
Berikut Sedikit hanhan jabarkan cara penggunaan aplikasi ini menurut tulisan yang ada di website tersebut
Ratool memungkinkan sobat hanhan melakukan berbagai tindakan berikut:

1. Blok USB Storage Device

Pilihan ini akan  menonaktifkan semua perangkat penyimpanan USB akses ke PC Anda

Bagaimana untuk memblokir semua perangkat USB kecuali milik Anda sendiri:
a. Sambungkan perangkat USB Anda (Anda dapat menyambungkan lebih dari satu)
b. Pada menu Options, klik "Mencegah Instalasi perangkat USB"perangkat yang saat ini terhubung akan Dikecualikan/diperbolehkan, semua perangkat USB lainnya akan diblokir.
Di pilihan ini sobat hanhan akan memblokir semua perangkat USB yang nanti akan terkoneksi ke PC/laptop sobat hanhan sekalian. Untuk mengatur perangkat USB milik sobat hanhan agar tetap bisa terkoneksi silahkan sobat hanhan colokan USB Flashdisk/ ekternal hardisk saat itu juga.karena selain yang dicolokan/dikoneksikan saat itu akan terblokir/ tidak terbaca.

 2. Perbolehkan Read Only

Membuat perangkat penyimpanan USB Read-Only atau hanya bisa dibaca saja. akses tulis atau paste dinonaktifkan. Dalam situasi tertentu, Anda mungkin ingin untuk mencegah data dari yang ditulis/dipaste ke perangkat USB.
Di pilihan ini USB yang tercolok/terkoneksikan bisa terbaca, tapi  File yang ada di PC/laptop sobat hanhan tidak bisa dipaste/dicopykan ke perangkat USB yang tersambung.

3. Biarkan Baca & Tulis (Default)

me-reset semuanya kembali normal sehingga fungsi perangkat penyimpanan USB yang biasanya.
Di pilihan ini USB yang terkoneksi bisa berfungsi normal dan file bisa di copy paste ke perangkat USB yang terkoneksi ke PC/laptop sobat hanhan.

4. Pada menu Options,

Anda dapat memilih untuk memblokir atau membuka blokir removable drive/CD-DVD ekternal, mengizinkan atau menolak akses kepada mereka, atau menonaktifkan Autorun (ukuran keamanan mencegah malware dari menggunakan fitur Autorun untuk memulai sendiri). Ada juga pilihan untuk menampilkan file tersembunyi pada drive, dan satu lagi untuk melepas koneksi USB dengan aman"safely remove hardware". Lengkap sekali bukan setingannya....hehe

5. Di bawah menu Settings,

Anda dapat mengatur sandi untuk mencegah perubahan yang tidak sah. Nah disini sobat hanhan atur deh password aplikasi biar orang lain tidak bisa melakukan perubahan setingan yang sudah sobat lakukan.

6. Di menu Pengaturan

Di menu Pengaturan juga ada pilihan untuk beralih bahasa (Inggris, Jerman dan Turki adalah pra-instal). Terjemahkan pilihan memungkinkan Anda untuk mengedit bahasa dan menerjemahkan ke dalam bahasa Anda sendiri

Terjemahan memungkinkan Anda untuk menerjemahkan setiap baris secara terpisah/ sendiri sendiri

1. Pilih bahasa Anda sendiri (ini penting untuk menetapkan ID bahasa yang benar)
2.  ketik terjemahan Anda. (Misalnya, jika bahasa Anda Jepang, ketik kata-kata Jepang)
3. Jika Anda ingin, Anda dapat menyimpan terjemahan
4. Klik tombol 'Copy to Clipboard' 
5. Terakhir, klik tombol "Kirim Data diterjemahkan" untuk mengirimkan terjemahan Anda

Sistem Operasi yang Didukung:
Windows 10, Windows 8.1, Windows 8, Windows 7, Windows Vista, Winsows xp - (baik x86 dan x64)Bahasa yang didukung: Inggris, Turki, Jerman, Jepang, Persia, Vietnam, Rusia, Ukraina, Hungaria, Yunani, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Swedia, Perancis, Polandia, Spanyol, Italia, Korea, Serbia, Portugal, Indonesia, Uyghur , Thai

setelah aplikasi Ratool ini sobat hanhan download (hasil download berupa file winzip(Ratool.zip) sobat harus extract terlebih dahulu) kalau udah sobat hanhan extract nanti akan muncul folder Ratol_v1.3 tinggal dibuka foldernya dan jalankan aplikasinya

dan silahkan sobat hanhan lakukan setingan sesuai selera sobat hanhan sekalian sesuai dengan petunjuk yang hanhan tuliskan diatas....kini PC/laptop sobat hanhan sekalian sudah aman dari tindakan copy paste tanpa ijin.

Lagu anak terbaru

1.      Lagu anak 60 menit Klik sini
2.      Teletubbies Bahasa Indonesia Klik sini
3.      Naik Odong odang Klik sini 
4.      The Wheels on The Bus Klik sini




Lagu Barat Lawas

1. Lagu Barat Lawas silahkan  Klik
2. Lagu Celine Dion silahkan Klik
3. LaguAdele Greatest Hits Klik

 

Contoh SOP



Contoh SOP

Pada aktifitas operasional Warehouse sehari-hari tentunya diharapkan mengacu kepada satu Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan yang jelas dan executeable untuk dilakukan oleh karyawan di gudang. Terkadang dalam penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan,  departemen Quality Management / Assurance hanya menjadi semacam inisiator untuk pembuatan SOP, tanpa memahami apakah SOP tersebut dapat diimplementasikan atau tidak.
Jika perusahaan anda saat ini tidak memiliki departemen Quality Management / Assurance serta saat ini Warehouse/Gudang anda belum memiliki SOP yang jelas sehingga berjalan sesuai ‘kebiasaan’ karyawan semata, atau sebaliknya SOP tersedia namun tidak memungkinkan untuk dipraktikkan dalam operasional Warehouse, kira-kira apa yang akan terjadi?
Beberapa temuan saya kejadian seperti itu sangat sering terjadi dan dampak ‘ketidakjelasan’ SOP tersebut adalah :
             Kebocoran aset perusahaan yang ada di Warehouse dalam berbagai macam jenis penyimpangan karena tidak adanya panduan SOP yang jelas.
             Budaya kerja ‘semau’ atasan atau budaya ‘turun temurun’, dimana hal ini mengakibatkan demotivasi bagi karyawan di bawah yang tentu menghendaki ada satu standarisasi kerja.
             Kualitas pekerjaan yang tidak standard. Berbeda orang yang mengerjakan akan berbeda perlakuannya , sehingga kualitas kerja tergantung kepada ‘orang’ dan bukan kepada ‘sistem’
Untuk menghindari ketiga hal di atas tentu dibutuhkan adanya satu dokumen SOP sebagai panduan kerja standard bagi seluruh karyawan yang bekerja di Warehouse. Excelogic Consulting and Training dalam beberapa project konsultasi dan pelatihan ataupun sekedar berkoresponden dengan pembaca artikel di blog menangkap adanya satu kebutuhan terutama bagi industri skala kecil menengah untuk adanya sebuah Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan, untuk itu pada artikel ini secara umum kami mencoba membagikan salah satu contoh SOP Pergudangan secara detail.
Contoh Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan untuk operasional Penerimaan Barang di Gudang :

Pada halaman-1 SOP adalah lembaran document history yang menjelaskan history SOP mulai saat pertama kali dibuat , revisi-1, revisi-2 dan seterusnya, termasuk perubahan-perubahan yang setiap bagian. Halaman-1 SOP ini juga memuat lembar pengesahan SOP.
Pada bagian atas (header) SOP memuat beberapa hal berikut : logo perusahaan di kiri atas , judul SOP , efektif berlaku nya SOP , keterangan dokumen. Bagian atas SOP merupakan bagian yang sama untuk halaman selanjutnya , hanya berubah di penunjuk halaman saja.

Pada halaman-2 (atau selanjutnya) dari SOP memuat informasi : Tujuan SOP dibuat, Ruang Lingkup SOP, Penanggung Jawab SOP , Definisi dan singkatan dari istilah-istilah yang ada di dalam SOP. Bagian ini diperlukan untuk mengetahui keterangan-keterangan SOP yang tidak dapat dipaparkan dalam diagram visual (pada halaman selanjutnya).

Pada halaman-3 (atau selanjutnya) dari SOP dapat dikatakan merupakan bagian yang paling penting karena memuat seluruh informasi alur proses dari aktifitas sesuai judul pada SOP (dalam hal ini penerimaan barang).
Terbagi atas 3 kolom : Aktifitas, Dokumen / Catatan Mutu dan Keterangan. Bagian Aktifitas menunjukkan proses tahapan demi tahapan pada aktifitas penerimaan barang. Dokumen / Catatan Mutu memberikan informasi dokumen-dokumen apa saja yang terlibat dalam setiap tahapan. Bagian Keterangan menunjukkan detail catatan dan definisi-definisi pada setiap tahapan proses.
Secara umum beberapa hal di atas mendeskripsikan isi Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan pada aktifitas Penerimaan barang, tentu setelah proses-proses ini masih terdapat

aktifitas operasional lain di gudang, seperti : Put Away, Picking / Packing, Checking, Loading, Dispatching, Return, Stock Opname / Cycle Count, dsb.
Excelogic Consulting and Training bersama dengan professional ahli di bidang sistem manajemen mutu (ISO) menyediakan jasa konsultasi pembuatan Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI) untuk membantu Perusahaan memiliki  Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI) yang detail serta terperinci dan tentunya dapat dijalankan oleh karyawan di gudang.
Excelogic membantu tidak hanya support sampai pembuatan Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (WI) namun sampai ke seluruh dokumen yang berhubungan dengan SOP (Form dan Reporting) serta mendampingi fase implementasi (gap analysis, audit internal, improvement desain) serta post implementasi (surveillance).
Hasilnya diharapkan Perusahaan mendapatkan standard yang jelas dan terperinci untuk kemudian tentu dapat melakukan improvement yang signifikan sepanjang alur proses bisnis Perusahaan.  Jika Perusahaan anda membutuhkan Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan atau Desain SOP untuk fungsi lain , silahkan hubungi team Excelogic Consulting di email dan kontak berikut.
Jika anda membutuhkan raw file Standard Operating and Procedure (SOP) yang terdiri dari :
             4 (Empat) file Standard Operating Procedure (SOP) : Penerimaan, Penyimpanan, Pengeluaran dan Stock Opname dalam bentuk Microsoft Word
             7 (lima) Form : Terima, Order, Keluar, Kartu Stock, Inventory, Perencanaan Stock Opname dan Perhitungan Stock Opname dalam bentuk Microsoft Excel
silahkan kunjungi link berikut (Beli-Template.com) , sebanyak 11 dokumen (4 SOP/Prosedur dan 7 Formulir) kami sediakan pada link tersebut.

Sunday, 27 December 2015

Mengembalikan file FlashDisk yang Error

Mengatasi Permasalahan dan Error Pada FlashDisk Sering kita mengabaikan kesalahan kesalahan yang terjadi pada sebuah flasdisk..menganggap itu masalah biasa dan jika dibiarkan terus menerus akan merusak perangkat flasdisk yang kita miliki..pernakah anda mengalami,ketika anda membawa sebuah flasdisk kerumah teman untuk mengambil sebuah data penting.Tiba tiba flasdisk tidak berfungsi dengan semestinya.Flasdisk tidak terbaca atau flasdisk anda minta untuk diformat..padahal saat di coba dirumah,flasdisk dapat beroperasi dengan baik...hanya kadang kadang saja mengalami error.Hal demikian seringkali terjadi dan membuat kita kesal.Akhirnya kita memutuskan untuk menyingkirkan flasdisk tersebut dan menggantinya dengan yang baru.Padahal ada cara untuk mengatasi masalah tersebut.
Pertama kita bisa lakukan dengan menggunakan Dos Prompt:

Klik tombol windows dan huruf R pada keyboard, maka akan muncul kotak dialog RUN, tulislah perintah COMMAND pada kolom persis disamping tulisan opendan selanjutnya akan masuk ke command promt, biasanya bertuliaskan C:\document\ownwer>

Disitu ketiklah CHKDSK setelah owner> contoh CHKDSK /F: (lalu enter) apabila flas disk anda letak drivenya pada F dan apaila pada G atau H... maka tulisnya yang sesuai dengan drivenyaSelanjutnya bila sudah selesai memeriksa dari Check Disk (CHKDSK), coba anda buang file yang ada pada Flash Disk dengan perintah Del drive letter:*.*. Contoh pada perintah membuang file dari Flash Disk di drive F: adalah DEL F:*.*Sekali lagi anda coba format dengan perintah Dos Promt. Format F:

Jika anda sudah mencoba cara pertama tapi belum maksimal..kita coba dengan cara kedua yaitu dengan menggunakan komputer management

Pilih drive F atau drive flash disk anda, lalu klik kanan dan pilih formatBila masih terdapat pesan error lakukan boot pada computer.
Cara yang ini adalah untuk memperbaiki flash disk yang corrupt file dan mengalami file protect ketika mengcopy atau memindahkan data serta tidak dapat melakukan format.Selesai melakukan format pada Flash Disk, tetapi anda mendapat pesan yang sama ketika melakukan format. Coba anda lakukan boot pada computer untuk me-refresh Windows XP agar mengenal Flash Disk anda. Bila masih mengalami hal sama, coba anda ulangi kembali melakukan chkdsk, bila masih terdapat pesan invalid link. Bila kedua kalinya anda masih mengalami hal tersebut, cara yang kami berikan tidak berlaku untuk flash disk andaKasus Flash Disk Write Protect terkadang hanya terjadi pada satu buah computer sementara beberapa waktu masih dapat digunakan oleh computer berbeda. Tetapi dapat juga langsung terjadi pada semua computer yang ketika anda menghubungkan Flash Disk anda baik pada sistem Windows XP atau OS lainHal lain dapat saja membuat error pada flash disk anda dan belum tentu disebabkan karena corrupt file yang membuat kasus seperti diatas.

Solusi Komputer lemot

1. cek program-program yang menggunakan memori yang besar. Cara mengeceknya dengan ‘Task Manager’.
Ctrl+Alt+Del >> Task Manager >> tab “Process”
Di sini dapat terlihat aplikasi yang memakan memori. Silahkan di-close/end process program-program yang tidak diperlukan.

2. komputer lambat dikarenakan terlampau banyaknya module yang terinstal.
terkadang kita sering menginstal banyak modul untuk melakukan tugas terutama mahasiswa atau siapa saja yang ingin trial and error, sehingga aplikasi tersebut menumpuk. walau sebenarnya aplikasi tersebut jarang atau apalagi dari dulu tidak dipakai kecuali sesekali saja.

periksalah module apa saja yang terinstal dikomputer lewat cara klik add/remove module di carry out row serta un-install program-program yang cuma jadi accesories tersebut. itu salah satu cara mengatasi komputer lambat.

3. Jika masih lambat coba lakukan cari ini (Untuk Windows 7):

Control Panel >> Performance Information & Tools (manfaatkan fitur search)>> Adjust Visual Effects

Di tab “Visual Effects”, pilih “Adjust for best performance”. Atau di list yang terdapat di bagian bawah, silahkan uncheck tampilan visual yang tidak diperlukan untuk mengurasi konsumsi memori.

4. gunakan fitur defragment.
Kali ini coba lakukan “Disk Defragment”. Control Panel >> “Defragment” (gunakan fitur search)
Lalu defragment Harddisknya.

5.  hapus file-file yang tidak diperlukan terutama pada folder prefect.
Coba buka explorer >> C://windows/prefetch >> hapus semua file yang ada di dalam folder prefetch.

6. gunakan ccleaner. download ccleaner di website.
7. gunakan easy cleaner. kedua software gratis diatas sangat baik digunakan untuk mempercepat laptop atau komputer.

kedua file diatas juga biasa saya pake untuk membuang file yang tidak di perlukan di berbagai tempat di windows. bisa digunakan salah satu. keduanya merupakan software kecil namun ampuh untuk membersihkan file yang tidak digunakan di windows. demikian tutorialcara mengatasi komputer lambat.